Memasuki dunia perkuliahan tentu menjadi pengalaman baru yang menyenangkan. Selain mempersiapkan kegiatan akademik, mahasiswa baru juga perlu mengetahui fasilitas kesehatan yang tersedia di lingkungan kampus. Salah satunya adalah Klinik Pratama UPI, yang siap memberikan pelayanan kesehatan bagi sivitas akademika Universitas Pendidikan Indonesia.
Lalu, kapan mahasiswa baru sudah bisa berobat ke Klinik Pratama UPI?
Mahasiswa baru dapat memperoleh pelayanan kesehatan di Klinik Pratama UPI setelah resmi menjadi mahasiswa aktif, yaitu ketika telah memiliki Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan menerima Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) sebagai identitas resmi mahasiswa. Pada umumnya, NIM dan KTM diterbitkan setelah mahasiswa menyelesaikan proses registrasi dan administrasi kampus.
KTM dan NIM menjadi bukti bahwa data mahasiswa telah terdaftar dalam sistem, sehingga proses administrasi dan pencatatan pelayanan kesehatan di Klinik Pratama UPI dapat dilakukan dengan baik. Oleh karena itu, mahasiswa yang masih berada pada tahap registrasi dan belum memiliki NIM maupun KTM diharapkan menunggu hingga proses administrasi selesai sebelum memanfaatkan layanan kesehatan di klinik.
Setelah memiliki KTM dan NIM, mahasiswa dapat mengakses berbagai layanan yang tersedia di Klinik Pratama UPI, seperti:
- Layanan Gawat Darurat
- Layanan Dokter Umum
- Layanan Dokter Gigi
- Konsultasi gizi.
- Farmasi
Klinik Pratama UPI berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, profesional, dan berkualitas bagi seluruh mahasiswa. Oleh karena itu, pastikan Anda telah menyelesaikan proses registrasi, memperoleh NIM, dan memiliki KTM agar dapat menikmati berbagai layanan kesehatan yang disediakan.
Selamat datang di Universitas Pendidikan Indonesia. Jangan lupa menjaga kesehatan selama menjalani perkuliahan, karena kesehatan merupakan bekal utama untuk meraih prestasi.




