Positive Workplace Culture: Creating a Healthy, Safe and Happy Workplace

UPT Layanan Kesehatan Klinik Pratama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bagian dari upaya peningkatan pengetahuan serta kesiapsiagaan sivitas akademika terhadap risiko kesehatan dan keselamatan di lingkungan kampus.

Kegiatan yang berlangsung di auditorium SpS ini menghadirkan tenaga kesehatan dan DOSEN dari Klinik Pratama UPI yang mempersiapkan narasumber dr Ratih Nurdiany Sumirat.,M.K.K.,SpOK pemaparan mengenai pentingnya penerapan K3, termasuk penanganan risiko kecelakaan ringan, pertolongan pertama, hingga pencegahan penyakit di lingkungan kerja dan perkuliahan.

Materi yang disampaikan meliputi:

  • Dasar-dasar K3 di lingkungan pendidikan
  • Identifikasi potensi bahaya dan cara pencegahannya
  • Teknik pertolongan pertama (P3K) sederhana
  • Penanganan cedera umum di lingkungan kampus
  • Prosedur evakuasi darurat dan penggunaan perlengkapan keselamatan
  • Pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)

Kepala UPTLK Klinik Pratama UPI, dr setyo Wahju Wibowo.,M.Kep], menyampaikan bahwa edukasi K3 merupakan langkah penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan aktivitas akademik.

“Lingkungan kampus harus aman bagi seluruh sivitas akademika. Melalui edukasi K3, kami ingin meningkatkan kesadaran dan kemampuan dasar dalam menghadapi kondisi darurat serta mencegah kecelakaan,” ujarnya.

Peserta kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi, terutama saat sesi demonstrasi P3K dan simulasi penanganan kejadian darurat. Selain itu, peserta juga diberikan panduan resmi K3 yang dapat digunakan sebagai referensi dalam kegiatan sehari-hari di kampus.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UPTLK Klinik Pratama UPI berharap cakupan literasi K3 di lingkungan kampus UPI semakin meningkat sehingga mampu menciptakan tempat belajar dan bekerja yang aman, sehat, dan responsif terhadap potensi risiko.